31/12/11

Selamat Tahun Baru 2012

Selamat tahun baru 2012. Besok kita akan menyambut tahun yang baru, saya akan menyambut 1 januari 2012 di jogja bersama kawan dan keluarga yang ada disini. Mengingat momen-momen yang telah kami lewati selama kurang lebih 3 tahun ini.
Semoga perjalanan waktu takkan menyurutkan cita dan cinta kami. Semoga tahun baru ini akan menjadi tahun yang penuh dengan aroma wewangian, serta penuh kedamaian. sedamai bunga edelweis yang terusik oleh semilir angin di pegunungan. Mohon maaf 2011, akhirnya engkau harus kutinggalkan dengan segala pelajaran yang masih harus kulanjutkan ditahun 2012. Thanks untuk semua pengalaman berharga yang telah engkau berikan. Mudah-mudahan semua yang akan dan tertunda bisa diwujudkan di tahun 2012.

Buat teman-teman yang saya kenal maupun yang gak saya kenal, keep spirit. Dan maaf untuk semua kata yang pernah terucap atau yang tak terucap.

HAPPY NEW YEAR... ^^,

SELAMAT TAHUN BARU 2012

22/12/11

Selamat Hari Ibu

kutahu, ibu
tanganmu tak pernah lepas berharap untukku
dalam setiap do'a yang kau panjatkan,
kutahu ibu
senyummu selalu menyapa dalam setiap kata cinta yang keluar dari lisanmu,
kutahu ibu
mata hatimu selalu terjaga dalam setiap derapku

IBU...
sembilan bulan engkau berjuang mengandungku
lalu engkau bertaruh nyawa melahirkanku
perjuanganmu sungguh berat ibu
maafkan aku ibu...
betapa berartinya diri ibu di duniaku

kutahu ibu
aku takkan mampu membalas semua pengorbananmu
tapi hanya bisa menghormati dan memberi yang terbaik untukmu
meski tak sebesar jasa-jasamu
aku terus berusaha untuk bisa membuatmu tersenyum bahagia setiap waktu

terimakasih ibu, you will always be the best mother in my life...
selamat hari ibu...

26/10/11

aku dan kamu


Hatiku ibaratkan buku.
Kamu bisa membukanya, menyentuh tiap-tiap halamannya.
Kamu baca atau hanya sekedar membolak-balik lembar demi lembarnya, itu terserah.
Intinya, kamu membuka dan menyentuh buku itu.
Artinya kamu sudah menyentuh hatiku.

Perasaanku ibaratkan tulisan-tulisan dalam buku itu.
Kamu bisa mengetahui, mengerti, dan memahaminya asalkan kamu mau membacanya.
Kalaupun hanya kamu baca sekilas-sekilas saja, tak apa.
Intinya, kamu sudah membacanya.
Artinya kamu sudah tahu bagaimana gambaran perasaanku.

Rasa penasaranku ibaratkan rasa penasaranmu.
Kamu penasaran akan tulisan-tulisan di halaman selanjutnya, sedangkan aku penasaran apa pendapatmu tentang tulisan di buku itu. Tertarik-kah?

Keberadaanku ibaratkan angka yang menunjukkan halaman, dan kamu adalah tulisan-tulisannya.
Dimana tulisan-tulisan itu ada, mulai dari kata pengantar sampai halaman terakhir, nomor halaman itu akan tetap ada setebal dan sebanyak apapun halaman buku itu.
Seperti aku, yang slalu ada disampingmu.

Harapanku adalah tentang kesanmu.
Aku berharap kamu menyukai ceritanya. Aku berharap kamu terus mengingatnya.

Aku berharap…
Setelah kamu selesai membaca buku itu, kamu hanya menutup dan menyimpannya.

Tidak melupakan isi buku itu.